Nama Latin Bunga Cempaka Putih adalah Michaelia Alba sp, orang jawa mengenlnya dengan kembang Kanthil, orang melayu menyebutnya Bungong Jeumpa dan sebutan berbeda lain sesuai dengan bahasa adat nusantara di daerah masing-masing lainnya, namun secara resmi ia disebut Bunga Cempaka Putih, yang pada tahun 1974 dijadikan lambang resmi perguruan Pencak Silat Cempka Putih.
Para pendiri perguruan menggunakan Bunga Cempaka Putih ini karena memiliki beberapa alasan yang cukup kuat, karena warna putih melambangkan kesucian dan bunga cempaka putih selalu ada di setiap ritual budaya masyarakat nusantara, entah kematian, kelahiran, perniahan, upacara adat pelantikan raja dan lain sebagainya.
Para pendiri Perguruan bagai menanam sebatang pohon cempaka putih yang dalam budaya kebatinan dan budaya adat manusia nusantara sebagai media penghubung dengan alam kawekas, alam batin, alam ghaib tan katon, juga alam para leluhur yang tetap di ingat oleh keturunanya, putih sendiri bermakna resik, bersih, clean, bagai menyatunya keadaan putih pada sinar matahari yang cahayanya di tangkap mata kita adalah gabungan dari berbagai warna pelangi, merah, hitam, jingga, kuning, hijau, biru, ungu. Orange, dan warna-warna lain, dan hasil dari paduan warna bermacam tadi menghasilkan warna tunggal yakni Putih!.
Sangat mengagumkan kawicaksanan guru-guru besar juga guru-guru dari para guru-guru besar Pencak Silat Cempaka Putih, mengambil hikmah dari perlambang cempaka putih, perlambang dari pengejawantahan menungso kang sejati tan kasamaran marang kang sejatine sinembah, bermacam nafsu dalam jiwa, tetapi saat kita dapat kekang kontrol dan kendalikan, semua luluh, lebur menjadi inti suci manusia. Putih dan bersih, kedalaman makna tersirat dari bunga cempaka putih yang seakan akan mengingatkan kita pada sejatining manusia nusantara yang bermacam-macam suku agama bahasa ras keturunan namun tetap dapat menyatu dalam NKRI!.
Lambang bunga Cempaka Putih, yang digunakan sebagai lambang utama perguruan Pencak Silat Cempaka Putih adalah simbol bagi tujuan agung dan mulia para kesatria pendekar yang mengemban amanat janji Panca Setia Perguruan.
Dengan menjalankan semangat Panca Setia inilah segenap keluarga besar Pscp menempa olah jiwa dan olah kanuragan, hingga mencapai tataran yang kadang sulit untuk dinalar bagi kaum awam karena berkaitan langsung dengan betapa adiluhungnya makna yang tersirat dari sang lambang utama perguruan yakni Bunga Cempaka Putih